Penulis : Nanda Kistiana (Part 3)

09 August 2008

Maka untuk kali ini ia tidak akan membawa hatinya,,

Membiarkan pintu hati yang telah terketuk itu terbuka.

Ia tak perlu pedulikan lagi perasaannya,,

Karena dengan menanggalkannya ia terbebas dari rasa.

Maka apabila sekali waktu seorang berani masuk tanpa izinnya,,

Maka kesekian kalinya ia tak akan menoleh kebelakang untuk mengambil hatinya.

Ia hidup oleh orang lain,,

Dan untuk orang lain.

Keegoisan diri yang membelenggunya akan musnah seketika oleh keteguhan hatinya.

Ia hanya akan memandang dengan senyuman..

Ia hanya akan melihat dengan sentuhan..

Ia hanya akan mendengar dengan tatapan..

Iklan