“Dikala duka dan sedih kita selalu ingat kepada Allah, tetapi kenapa disaat kita senang dan bahagia kita lupa kepada Allah.”


Pernah kita saksikan perjuangan para sahabat Nabi Muhammad saw. Para sahabat Nabi sama sekali tidak takut akan kematian malah mereka mengejar kematian, mereka mengejar apa yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an “Berjihadlah dengan harta dan jiwamu…” karena balasan berjihad adalah Syurganya Allah swt. Perhatikan musuh-musuh yang diperangi Rosulullah mereka bergidik ngeri dan takut akan kematian karena itu mereka terpecah belah karena rasa takut akan kematian bila mereka berperang dengan kaum muslimin yang dipimpin sendiri oleh Rosulullah.

Kaum muslimin pada masa Rosulullah telah berperang 80 kali selama hampir 10 tahun dan mengalami banyak kemenangan dan 2 kekalahan, salah satu kekalahan terjadi diperang Uhud karena para sahabat terbius dengan harta dunia dan tidak memperhatikan peperangan.

Dan saksi perjuangan dijaman yang kembali keJahiliyah ini dengan membawa nama muslim adalah kelompok Al-Qaedah mereka memperjuangkan nama kaum muslimin didunia, mereka melindungi kaum muslim dinegara-negara muslim dari kefasikan orang-orang kafir yang mengatas namakan keadilan untuk menciptakan perdamaian. Mereka dicap teroris oleh banyak negara barat, eropa dan bahkan Arab sendiri, sungguh menyedihkan sedangkan pasukan-pasukan barat dan eropa menyerang kaum muslim yang tidak bersalah anak-anak ataupun wanita dan menghancurkan rumah-rumah mereka. Tetapi apa yang kita lihat seluruh dunia menganggap mereka pahlawan, apakah seluruh umat didunia ini buta apakah seluruh dunia tidak melihat.

Pasukan-pasukan kafir membombardir pemukiman penduduk diIrak dengan alasan menyembunyikan senjata pemusnah massal, namun apa yang kita lihat sekarang Jorge W.Bush mengumumkan didepan Publik bahwa kami telah salah dalam praduga ini, Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal. itu dengan dibuktikannya oleh pasukan NATO dan PBB yang menyelidiki diIrak selama bertahun-tahun setelah pecahnya perang di Irak.

Seharusnya J W.Bush ditahan dan dipenjara karena penjahat perang, bukan Saddam Hussain yang dieksekusi mati oleh orang-orang kafir diAmerika laknatullah. Sudah butakah mata kita sudah tertutupkah mata hati kita.

Di Indonesiapun seperti itu, ada yang terkenal dengan sebutan JI (Jamaah Islamiyah) yang dimana pusatnya adalah Al-Qaeda, mengapa mereka bisa berbuat begitu keji melakukan Bom bunuh diri ditempat umum dan membunuh ratusan orang tidak bersalah…

Sekarang kita lihat kembali diIrak, Palestina dan Afghanistan berapa juta jiwa kaum muslimin yang telah meninggal karena kezaliman pasukan kafir, mereka tidak diberitakan, mereka tidak dipublikasikan seperti Bom bunuh diri kaum muslimin yang diliput oleh berbagai TV swasta di belahan dunia. berjuta kisah sedih yang diceritakan keluarga-keluarga muslim dinegara Arab yang kehilangan keluarganya karena ulah pasukan-pasukan Kafir.

Ketahuilah Bom bunuh diri dilakukan ditempat maksiat bukan di tempat umum, tempat maksiat yang dimana minuman keras dihalalkan, zina dihalalkan subhanallah… coba kita kembali ke Irak, Palestina dan Afghanistan pasukan-pasukan kafir menghancurkan pemukiman penduduk yang rata-rata mereka anak-anak dan kaum wanita dan lansia yang tidak berdosa dan tidak tau apa-apa…

Keprihatinan mereka, mereka ungkapkan dengan perbuatan memasang Bom ditubuh mereka dan meledakan ditempat-tempat maksiat diseluruh dunia yang telah menjadi pusat pergerakan menuju zaman Jahiliyah.

Semoga Allah memberi jalan kepada pejuang-pejuang dan tentara-tentara Allah dimuka bumi ini, untuk menghancurkan kekufuran yang telah berakar dan memberikan meraka syahid yang mana telah engkau janjikan bagi para pembela agamamu…

Dio Prasetyo

Iklan