Mari Berkaca pada salafush shalih dalam mengusung misinya. Mereka mengukir prestasi mulia karena misi mereka mulia.

Misi Umar Bin Khathab

“Kalau saya tidur di siang hari berarti saya mengabaikan hak-hak rakyat, kalau saya tidur dimalam hari berarti saya mengabaikan hak saya untuk beribadah kepada Allah.”

Misi Rib’iy bin Amir

Ketika memasuki istana Rustum, “Kami di utus untuk memerdekakan manusia dari penghambaan manusia atas manusia menuju penghambaan manusia terhadap Rabbnya manusia, membebaskan manusia dari penjara kesempitan dunia menuju keluasan akhirat, dan membebaskan manusia dari kezaliman dan kekejaman menuju perdamaian dan keadilan Islam.”

Misi Umar Mukhtar Melawan Kolonialisme Italy

“Mereka boleh mematahkan pedangku, tetapi sekali-kali kebatilan yang mereka usung tidak dapat mematahkan kebenaran yang aku bawa…”

Misi Imam Syafi’i

“Kalau saya hidup saya tidak pernah kehilangan makanan, kalaupun saya mati saya tidak kehilangan kuburan. Cita-citaku adalah cita-cita seorang pemimpin, dan jiwaku adalah jiwa yang merdeka yang melihat kerendahan sebagai kekufuran.”

Misi Asy Shahid Sayyid Quthub

“Sesungguhnya keberanian itu tidak akan mempercepat ajal karena ajal telah di tetapkan. Sesungguhnya sikap pengecut juga tidak akan memperlambat ajal apabila sudah datang waktunya.”

Misi Imam Ahmad

Suatu saat Imam Ahmad ditanya,”Kapan seorang hamba bisa istirahat?” Beliau menjawab, “Ketika kakinya menginjak surga.”

Iklan