Sebelum kita memulai “pekerjaan besar” maka butuh rencana besar. Rencana besar kita dapat dari pikiran besar dari orang-orang berjiwa besar. Apabila seseorang berjiwa besar maka raganya akan tenang melayaninya meski kelelahan akrab menghampiri.

Rosulullah saw bersabda,

“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah swt daripada seorang mukmin yang lemah, dan pada diri masing-masing dari keduanya terdapat kebaikan. Bersungguh-sungguhlah dalam meraih apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah merasa lemah. Jika sesuatu menimpamu maka janganlah kamu mengatakan,”Seandainya aku melakukan begini niscaya aku akan begini dan begini”,akan tetapi katakanlah,”Allah telah mentakdirkan hal itu, dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan terjadi”, karena sesungguhnya perkataan “seandainya” akan membuka perbuatan setan”.(Diriwayatkan Muslim dari Abu Hurairah ra.)

Ali bin Abi Thalib menasehatkan,

DOSA terbesar adalah KETAKUTAN

REKREASI terbaik adalah BEKERJA

MUSIBAH terbesar adalah KEPUTUSASAAN

KEBERANIAN terbesar adalah KESABARAN

GURU terbaik adalah PENGALAMAN

MISTERI terbesar adalah KEMATIAN

KEHORMATAN terbesar adalah KESETIAAN

KARUNIA terbesar adalah ANAK YANG SALEH

SUMBANGAN terbesar adalah BERPARTISIPASI

MODAL terbesar adalah KEMANDIRIAN

Rosulullah saw bersabda,

“Sesungguhnya manusia itu tidak lain seperti kawanan seratus ekor unta, hampir-hampir engkau tidak bisa menemukan didalamnya seekor unta yang mampu menempuh perjalanan jauh”. (Diriwayatkan Bukhari dari Abdullah bin Umar ra.)

Di dalam diri kita tersimpan potensi terpendam, tetapi terkadang kita tidak mengetahuinya. Karena orang yang sukses adalah orang yang dapat memanfaatkan keahliannya dan potensinya sendiri. Dan tidak akan menyia-nyiakan potensi tersebut dikehidupannya dan jangan membuang potensi kita kepada hal-hal yang sia-sia. Karena Allah juga mengingatkan kita,

”Sungguh beruntung orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya dan orang-orang yang terhadap perkara sia-sia, ia menjauhkannya…” (Al Mu’minun : 1-3 )

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

(Dio Prasetyo)

Reference : Zero to Hero by Solihkin Abu Izzudin

Iklan