Assalamu alaikum wr wb.

Akhirnya setelah menunggu lama untuk mendengar komentar dari pemerintahan kita mengenai perdagangan bebas Asia terutama China, Menteri Negara Koperasi dan UKM Bapak Suryadharma Ali memberikan sebuah motivasi terutama bagi saya yang mulai menggeluti dunia usaha.

Di station TV swasta tepatnya TVONE, membahas tentang perdagangan bebas dan ketakutan para pengusaha indonesia untuk bersaing di pasaran lokal.

Memang benar pasti ada ketakutan bagi pengusaha lokal akan masuknya barang – barang buatan china yang begitu sangat – sangat murah, dibandingkan dengan produk lokal kita, sampai ada yang berkeluh kesah dengan Bapak Suryadharma Ali. “Bagaimana ini pak kalau kami di gencet dengan adanya produk dari china kami bisa bangkrut bisa gulung tikar, lalu karyawan kami bagaimana….?” salah seorang koresponden berkata pada malam itu.

Dengan lugas Pak Suryadharma Ali berkata,” Saudara – saudara semua tahu tentang system penjualan, ada 2 system penjualan yang sering di pakai antara lain Sales dan Marketing. Apa itu Sales, sales adalah menjual produk dengan harga sangat murah demi mengejar keuntungan tanpa mementingkan kwalitas dan kuantitas barang yang di jual. Kedua adalah Marketing yaitu menjual sesuatu barang jadi dengan harga yang sepadan dengan kwalitas dan menjaga kuantitas barang tersebut yang akan menimbulkan pemakaian jangka panjang dan kepercayaan konsumen.”

Apa yang negara china pakai untuk system ini dan apa yang Indonesia pakai untuk system ini, mungkin rekan – rekan semua sudah tau tentang produk buatan china. Dulu pada tahun 2006 sampai tahun 2007-2008 produk motor china booming di indonesia, dengan memiliki 3 jt saja anda bisa membawa sepeda motor impian anda kerumah luar biasa bukan….

Tetapi lihat jangka panjangnya, hanya dalam jangka waktu 6 bulan setelah pemakaian banyak keluhan dari konsumen yang mengakibatkan produsen motor china kalang kabut dan kewalahan menghadapi keluhan dari konsumen. Perlahan – lahan mereka gulung tikar dan meninggalkan pasar indonesia dan meninggalkan pengalaman pahit bagi para konsumen yang menggunakan.

China menggunakan sytem Sales dimana mereka menjual dengan harga murah tapi kwalitas di kesampingkan, tetapi indonesia menjual barang dengan menggunakan system Marketing jangan di bandingkan kita dengan China. Kita masih punya konsumen yang sangat banyak kalau saya bilang belum dari dalam dan luar Negeri.

Semoga dengan ikut andilnya pemerintah untuk mensupport pengusaha lokal, bukan hanya support dana tapi juga support motivasi untuk tidak henti – hentinya membangkitkan semangat para pengusaha lokal untuk terus maju.

Jaya Indonesiaku… Jaya Produk dalam Negeri….

Aku cinta produk Indonesia

Wassalam…

Dio Prasetyo – 1 April 2010

Iklan