Bissmillahirahmanirahim…

Alhamdulillah masih diberi kesehatan untuk dapat berbagi cerita dan info-info didunia saat ini, ingin sekali membahas secara panjang lebar mengenai eksistensi media barat yang sangat-sangat memutar balikan fakta di lapangan.

belum lama ini masalah FPI dimana-mana berita tentang FPI, saat terjadi penolakan langsung beredar isu FPI ditolak karena kelompok anarkis. Saya langsung tersenyum bukan karena senang FPI ditolak tapi berita yang disampaikan media massa sungguh sangat berbeda dilapangan.

Harusnya beritanya seperti ini, “FPI ditolak oleh ormas masyarakat Kalimantan yang bertindak anarkis dengan memasuki Bandara tanpa izin dan membawa senjata tajam.”

Nah kalau itu saya setuju, kenapa berita tentang ormas-ormas yang masuk bandara tidak diberitakan kenapa polisi hanya diam saja???

Dimana berita saat FPI membuat posko bantuan di Aceh saat Tsunami, dimana berita saat FPI membuat posko bantuan di Yogyakarta akibat gunung Merapi meletus, dimana berita saat FPI membuka pengumpulan dana untuk Palestina, dimana kalian???

Saat terjadi kerusuhan dijakarta tahun 98 yang dimana keluarga saya jadi terlunta-lunta akibat ayah saya kehilangan pekerjaannya, siapa yang bertanggung jawab apakah media berani bilang yang membuat kerusuhan Mahasiswa yang lebih senang Demo dari pada belajar dikampus???

Terus berita perebutan lahan parkir di jakarta yang disebut hanya ormas masyarakat, beranikah media berkata tawuran antara FBR dan Pemuda Pancasila karena perebutan lahan parkir???

Saat Israel mendapatkan rudal-rudal dari pejuang hamas di gaza diberitakan dimedia-media indonesia seakan-akan israel yang menderita kerugian, tapi beranikah media menulis berita pesawat jet tempur israel membom pemukiman gaza dan menewaskan 10 orang??? beranikah media masa menulis tanah milik petani di perbatasan gaza di ambil alih pemukim yahudi dan dibangun rumah-rumah untuk orang yahudi?? beranikah media menulis Jamaah Masjidil Aqsa di serang oleh yahudi extrimis dan menutup gerbang saat jamaah masih didalam Masjid???

Beranikah media menulis berita yang sebenarnya tentang Gerja Yasmin di Bogor??? berita yang situlis media “Jamaah Gereja Yasmin diusir paksa oleh masyarakat setempat saat sedang berdoa didepan Gerja Yasmin yang ditutup dan di segel.”

tapi beranikah menulis Gerja Yasmin didirikan dengan izin palsu yang sebenarnya untuk tempat usaha menjadi Gereja dan tanda tangan masyarakat yang dipalsukan supaya Gereja dapat berdiri, apalagi disana komplek mayoritas muslim dan mereka marah saat tau tanda tangan mereka dipalsukan. Luar biasa bukan apa yang terjadi sebenarnya beda tuh sama yang di televisi yang dilihatin saat pengusiran paksa oleh warga muslim yang marah seakan-akan islam benci Kristen dan Gereja.

Saya tanya sekali LAGI BERANIKAH MEDIA MASA MENULIS BERITA SECARA SEBENAR-BENARNYA???

kalau masih belum saya tidak akan percaya berita dari media masa sekuler lisensi barat.

Selalu dan selalu membela kepentingan Barat dan lebih senang memutar balikan fakta yang ada itulah media masa di Indonesia.

Update tulisan saya, nih bukti baru yang telah saya tulis diatas bahwa media atau berita di Indonesia itu sudah dikontaminasi oleh orang-orang barat, lihat berita dibawah ini.

http://foto.detik.com/readfoto/2012/03/09/155209/1862906/157/2/fpi-tolak-jaringan-islam-liberal991105462

Demo FPI diatas di sebut hanya di ikuti 150 orang oleh detik.com dan foto-foto yang di tampilkan hanya sedikit.

dan lihat foto disini apakah detik.com tidak bisa menghitung jumlah orang ya?

http://arrahmah.com/read/2012/03/12/18709-berita-detik-com-terhadap-aksi-indonesia-tanpa-liberal-bohong-menyesatkan.html

di berita arrahmah.com disana terpampang foto yang menunjukan hampir 1000 orang klo saya hitung manual dengan tangan.

Dan 1 kesalahan lagi yang di sebutkan demo FPI yang benar adalah FUI atau Forum Umat Islam.

jadi masih percaya dengan berita-berita di Indonesia?

Dio Prasetyo – 23 February 2012

Iklan