Assalamu alaikum wr wb.

Selamat siang rekan-rekan dan sahabat tercinta, alhamdulillah masih di beri kesempatan untuk dapat menulis diblog tercinta ini. Mumpung masih hangat nih banyaknya masyarakat ingin menggandakan hartanya melalui cara-cara yang instan alias cepat, banyaknya masyarakat yang dapat diiming-imingi membuat praktek-praktek perdukunan semakin menjamur.

Mau menggandakan uang bisa…Taat Pribadi

Mau menggandakan emas batangan bisa…

Mau menggandakan perhiasan emas dll bisa…

Sekarang kita lihat dari sudut pandang berbeda terutama disisi nilai tukar uang Rupiah dan dari sisi keuangan negara, MUI sudah menegur anggotanya yang menjadi santri salah satu pemilik padepokan di jawa ini. Kalau si pelaku menggandakan uang dan ternyata asli berarti dia mencuri (entah ngambil dari rumah orang lain atau dari bank), kedua bila uang itu palsu berarti dia pemalsu uang rupiah, kalau dia bisa menunjukan keahliaannya di depan public dan uang yang dikeluarkan ternyata asli dengan nomor digit (tanpa ada double nomor digit diindonesia) ini harus disedikili hehehe…

Keuntungan negara dan masyarakat dengan adanya system penggandaan uang instan.

Apasih yang negara dan masyarakat dapatkan bila uang dengan cara instan bisa menjadi berkali-kali lipat.

  • Hajat hidup masyarakat akan tercukupi.
  • Kemiskinan akan hilang.
  • Penggangguran akan hilang.
  • Negara memiliki pendapatan perkapita perwarga negara yang sangat-sangat tinggi (wong uangnya tinggal cling jadi banyak… betul?).
  • Bank mengalami masa-masa jaya karena masyarakat kebingungan untuk menyimpan uang yang banyak dirumah.
  • Perusahaan otomotif dan pesawat akan maju dan berkembang pesat (Semua orang bisa beli mobil, motor dan pesawat sesuai keinginan mereka).
  • Rumah sakit occupancy pasien meningkat tajam (semua orang akan sakit karena kebebasan makan apa saja karena punya uang).

Kerugian negara dan masyarakat dengan adanya system penggandaan uang instan.

  • Mata uang rupiah akan terjun bebas (nolnya akan tambah banyak, kenapa nanti dibawah saya bahas).
  • Cadangan devisa negara tidak berharga lagi.
  • Masyarakat akan mengalami kegemukan dan meningkatnya gula dalam darah (kan bisa makan apa aja uang banyak).
  • Banyak hotel, resto dll akan tutup (siapa yang mau jadi pegawai uang sudah banyak ngapain kerja).
  • Kesulitan dalam mencari sandang pangan (sudah banyak uang jadi tidak perlu bertani).
  • Tidak adanya Polisi, TNI dan PNS (sudah punya uang banyak ngapain kerja lagi).

Ringkasan diatas kalaupun dijabarkan satu-persatu bisa ngehang ini wordpress karena saking banyaknya tulisan saya hahaha, ok saya akan membahas kenapa mata uang rupiah bisa hancur atau tidak berharga dimata dunia.

Rekan-rekan dan sahabat semua tau tidak uang yang sekarang kita pegang ini memiliki jaminan berupa emas di Bank Indonesia?

Contoh sekarang uang rupiah yang beredar dimasyarakat senilai 10 trilyun rupiah, berarti Bank Indonesia memiliki emas senilai 10 trilyun rupiah. Kalau terjadi peristiwa seperti diatas uang rupiah yang beredar sampai 1 juta trilyun dalam jangka waktu 1 minggu dan pemerintah tidak memiliki cadangan devisa sebesar 1 juta trilyun apa yang akan terjadi??????? Republik Indonesia bisa bangkrut karena nilai uang rupiah di luar negeri tidak berharga karena uang rupiah tidak ada jaminan apapun dan yang akan terjadi akan terjadi kenaikan harga bahan pokok dan sebagainya mengikuti makin banyaknya uang yang digandakan.

File photo shows an employee of PT Bank Negara Indonesia Tbk. moving a pack of 100,000 Rupiah notes at the bank's head office in Jakarta uang-zimbabwe-1 dolar-zimbabwe 2354729-img-zimbabwe meme dimas kanjeng

Semoga bermanfaat dan pembelajaran untuk kita semua

Wassalam

Dio Prasetyo – 7 Oktober 2016

Iklan